You've forgotten we were strangeGuess somewhere we got coldNow every little bird is tameTheir wings are clipped in goldFear puts your heart on iceFor some other rainy dayYou'll only know that you're aliveWhen I melt the ice away
My life, my dreams, my everythingIs all yours, babeI'm willing to complete this act of faith'Cause living only happens when you wake
If you goIf you staySometimes better breaking baby, in the sunBefore it's goneIf you loveIf you feelIf you wonder how this heaven could be realThen let it run
Some might say ain't no sun without the rainLike I knew. I knew, yeahSome might say nothing given, nothing gainedI guess that's true, how 'bout you, babe?
'Cause I'd like, likeTo be somebody whoYou take a chance onI would take a chance on youEverydayLike, like to be somebody whoYou take a chance onI would take a chance on youEveryday
I got my summer sunI'll take my love and runI've got you babe
Oh, yeah'Cause I need somebody's loveAnd half is not enoughTo make me stayI've got you babeIf you go
Monday, August 29, 2011
Friday, August 26, 2011
Thursday, August 25, 2011
Semenit di kantor Polisi
ATM SAYA HILANG! Grrrrrr.. ATM tersebut hilangnya di Central Park sekitar minggu lalu. Pertolongan pertama pada kasus kehilangan ATM adalah memblokir tabungan dan melapor kehilangan barang di kantor polisi. Oleh karena itu, pergilah saya siang ini ke kantor polisi. Begitu datang, saya langsung datang ke bagian "Pelayanan Masyarakat". Saya disambut oleh bapak polisi yang ramah sekali. Beliau menanyakan maksud kedatangan dan menunjukkan ruangan tempat pelaporan barang hilang. Saya mesti menunggu antrian. Selama menunggu, bapak polisi yang ramah itu mengajak saya mengobrol santai. Seneng deh bisa ketemu polisi yang ramah begini ;) jarang-jarang loh! Biasanya khan ketemu polisi kalo lagi ditilang aja. hehehehe.. udah gitu polisi yang pada nilang biasanya ekspresinya ganas.
Begitu masuk ke ruang "Pelayanan Masyarakat", saya disambut ramah oleh polisi lain lagi yang bertugas membuatkan surat kehilangan. Beliau dengan ramah menanyakan benda yang hilang dan meminjam KTP untuk dicatatkan identitasnya. Betzeeeettt! dalam waktu 5 menit saja surat hilang saya sudah jadi dan siap dibawa ke Bank yang bersangkutan.
Haaaaaah senangnya punya pengalaman menyenangkan bertemu bapak-bapak polisi yang ramah, baik, dan membantu. Ini baru polisi yang melayani dan mengayomi masyarakatnya! *jempolan* Terima kasih Om Polisi! Saya merasa sangat terbantu ;)
Revlon Touch & Glow Face Powder in Cream Beige. Revlon Eye Liner in Black.
Viva Eyebrow Pencil in Black. Revlon Colorburst in Carnation.
Ruby Owl Earings ;)

Unbranded Pink Top. Levi's Jeans. Guess Studded Bag
Sunday, August 21, 2011
SOTR: Sahur Of The Ring

Sahur On The Road. Niat awalnya adalah beramal pake uang jajan seada-adanya. Nah pas lagi ada ni momennya, bulan Ramadhan, SEKALIAN deh keliling kota pagi-pagi buta bersama teman-teman sepergilaan bagi-bagi nasi bungkus untuk sahur mereka yang membutuhkan. Target pembagian nasi bungkus rencananya adalah petugas kebersihan (tukang sapu jalan) yang bertugas dini hari atau mereka yang bener-bener ga berdaya, misalnya mereka yang tinggal di dalem gerobak atau stasiun. Persiapannya cuma diskusi yang dilakukan di bbm group. Nasi bungkus, minuman, rute, dan transportasi semua diomongin di sini. Persiapan kami matang.
Pas hari H, Jumat jam 12 menjelang Sabtu subuh, kami yang berangkat dari berbagai tempat ini, janjian di McD Deha sekitar jam 12. Karena ga mau ribet konvoy-konvoyan, maka kami mengusahakan untuk hanya berkendara dengan 1 mobil saja. Alhasil, kami yang bertujuh ini, uyek-uyekan macam keripik peyek di dalem satu mobil Nissan Livina milik salah satu dari kami. Beraaangkatlaaaah! TERNYATA di jalanan buanyaaaaaaak buangeeeet yang pada SOTR-an dan itu pada konvoy-konvoyan. Herannya.. konvoy SOTR ini lebih mirip kaya kampanye parpol. Mereka pada pake bendera, bunyi-bunyian klakson, dan lampu-lampu disko. Gilanya lagi, mereka konvoynya SEENAK UDEL dan cenderung URAKAN! Mobil-mobil modif yang pada konvoy ini jalannya pelan-pelan menuhin jalanan, pada buka kaca, sambil ngerokok. Belum lagi motor-motor yang jalannya berseliweran, sok jagoan, nguasain jalan sampe orang lain susah lewatnya. GEYOOOL (gaul) deh pokoknya. Maaauuuunyaaaa apaaaa??!! Malesin banget!
Sepanjang jalan menuju rute yang telah disepakati yaitu emperan Tanah Abang dan daerah Stasiun Cikini, ternyata banyak juga "target pembagian nasi bungkus" yang udah pada baris rapi berjejeran di sepinggiran jalan. Mereka udah siap banget ni nerima pembagian sahur dari parade SOTR konvoy geyol yang tadi sebelumnya saya ceritain. Saya ga sedikit pun deh tergerak untuk membagikan nasi bungkus pada orang-orang ini. Simpel karena saya bersikap negatif terhadap mereka yang bermental pengemis.
Tahun lalu di Stasiun Cikini kami menemukan banyak tunawisma yang rata-rata manula yang memang tidak berdaya. Ya ga tau sih mereka puasa atau engga, tapi saya masih lebih rela aja ngasih makan mereka yang bener-bener membutuhkan, bukan sekedar yang sehat walafiat, yang emang niatnya sengaja baris di pinggir jalan untuk dapet sahur gratis. Saya lebih rela deh ngasih petugas kebersihan yang memang ada effort, kerja keras menjalani kewajiban di pagi buta demi mencari sesuap nasi. Ternyata, di tahun ini tunawisma penghuni Stasiun Cikini udah ga ada. Akhirnya kami bagiin nasi bungkusnya habis di sepanjang jalan Dr. Satrio. Di sepanjang jalan ini kami banyak bertemu keluarga yang tinggal di dalem gerobak (sedih banget ngeliatnya). Ada salah satu keluarga; ayah, ibu, dan tiga anak yang pas kami datang lagi tidur pules-pulesnya. Pas dibangunin untuk dikasih nasi bungkus, mereka seneng banget dan mengucap syukur. Mereka ini yang saya maksud dengan "yang paling pantas" menerima nasi bungkus. Pelajaran dari SOTR ini.. kita ga bisa milih-milih juga sih siapa yang berhak menerima amal kita, cuma akan lebih baik aja kalo target amal kita itu tepat sasaran. ;)



Friday, August 19, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)








